Campak masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang paling menular di dunia dan terus menimbulkan tantangan bagi sistem kesehatan, terutama di wilayah dengan cakupan imunisasi yang belum optimal. Dalam beberapa waktu terakhir, peningkatan kasus dan kejadian luar biasa (KLB) campak kembali dilaporkan di berbagai daerah di Indonesia. Kondisi ini menegaskan pentingnya pemahaman yang kuat mengenai penatalaksanaan klinis yang tepat serta strategi pencegahan yang efektif berdasarkan bukti ilmiah terkini.
Journal Summary "Penatalaksanaan Klinis dan Pencegahan Berbasis Bukti pada Campak" disusun untuk membantu tenaga kesehatan memperoleh informasi yang ringkas, relevan, dan mudah diaplikasikan dalam praktik sehari-hari. Ringkasan ini mengulas berbagai aspek penting, mulai dari terapi suportif sebagai pilar utama penanganan campak, peran suplementasi vitamin A, keterbatasan terapi antivirus yang tersedia saat ini, hingga tata laksana komplikasi dan profilaksis pasca pajanan pada kelompok berisiko.
Berlandaskan publikasi ilmiah terbaru dan rekomendasi dari berbagai sumber medis bereputasi, journal summary ini juga menyoroti pentingnya vaksinasi sebagai strategi pencegahan utama dalam pengendalian wabah campak. Melalui rangkuman berbasis bukti ini, tenaga kesehatan diharapkan dapat memperkuat pengambilan keputusan klinis, meningkatkan kualitas pelayanan, serta berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian campak di masyarakat.

